Aku adalah biji kecil
Aku tidak punya harga semahal biji lain, bahkan jauh dari kata spesial
Aku menganggapnya seperti biji kecambah.
aku selalu tumbuh sendirian, tidak di anggap, tidak di dukung bahkan tidak di lihat.
Iya itu adalah "aku"
Sebuah ruang kosong dan sepi
Mungkin, aku adalah biji kecambah yang keras kepala
aku memang mudah patah dan rapuh tapi aku juga mudah tumbuh
aku tidak pernah menganggap diriku kecil, aku selalu beranggap punya batang besar dan tangguh. aku ingin seperti biji lotus, aku ingin biji ku bisa menghasilkan bunga
kedengarannya mustahil, bagaimana bisa kecambah menghasilkan bunga ?
iya, itu adalah prespektif orang lain terhadapku
seolah mereka tidak terima atas aku bisa menghasilkan bunga.
aku pernah membaca sebuah kalimat cantik "bisa jadi wanita itu terlihat cantik bukan karna parasnya tetapi caranya dia untuk bertahan"
kalimat itu cukup mewakili ku waktu itu.
tumbuhan kecambahku selalu bertahan meski berkali kali tersapu angin, mencoba untuk tetap selalu berdiri.
tidak peduli dimana tempatku, bagaimana caraku untuk hidup